Archive for November, 2006

Curhat -VS- Sharing

Friday, November 24th, 2006

Hmm.. sebenernya gue nulis ini karena terinspirasi dari beberapa temen yang suka nanya: "van, kok lu tertutup banget c..??" biasanya gue jawab dengan: "yaa, gue emang gak suka curhat sih.."

 

Sebelumnya, gue mau mengutarakan definisi gue ttg sharing dan curhat. Curhat adalah kegiatan berkeluh kesah kepada orang lain tentang masalah yang sedang berkecamuk pada pikiran seseorang (praktisnya bisa disertai dengan cucuran air mata maupun emosi yang meledak-ledak). Umumnya curhat dilakukan dengan tujuan agar si pen-curhat merasa lebih lega. Berbeda dengan sharing, karena sharing lebih menitik beratkan pada lawan bicara agar si-lawan bicara mendapatkan pengalaman dan pengetahuan tantang hal yang dibicarakan tanpa harus mengalaminya sendiri (tentu saja tidak pernah diiringi dengan tangisan atau amarah, biasanya emosi sudah reda ketika melakukan sharing, pikiran sudah logis).

 

Jadi udah jelas kan, Kenapa gue lebih milih sharing daripada curhat…??

My Birthday Gift

Saturday, November 11th, 2006

Van, here’s sumthin for you on your birthday..

Belati Karatan

Kecil memang, hanya berukuran 2×1 meter. Namun, tak jarang busa berlapis kain tipis dengan motif kotak-kotak itu menjadi tempat peraduannya ketika kantuk dan lelah menyerbu, setelah menjalani rutinitas kesehariannya sebagai mahasiswa. Belakangan, tak jarang dia terkapar lelah tak berdaya di atas tempat peraduannya.

 

Setahuku, sudah dua minggu terakhir dia selalu menyempatkan diri berolahraga disela-sela aktivitas kampusnya yang kian riuh menjelang deadline pengumpulan draft tugas akhir. Meskipun hanya jogging, acap kali tenaganya seperti terkuras habis, mungkin belum terbiasa – pikirku.

 

Matanya terpejam, tubuhnya yang menengadah ke atas tertutup selimut coklat setinggi dada, tangannya terlipat rapi menggenggam sebuah buku di atas dadanya.

 

Selimut hidup

Pastinya terasa lebih hangat

Tapi

Belum tiba waktuku menikmatinya

Kelak

Akan tiba waktu

Kurasakan kehangatan itu

Mungkin sekaligus kelembutan

 

Wajahnya damai, pikirannya pasti terhanyut dalam fantasi. Tapi aku yakin, dunia mimpi hanya mampu membuainya selama beberapa jam saja. Sesaat sebelum matahari terbit, wajahnya akan kembali morat-marit memikirkan wanita sagitarius yang telah menancapkan belati karatan tepat di dada kirinya.