My Birthday Gift
Van, here’s sumthin for you on your birthday..
Belati Karatan
Kecil memang, hanya berukuran 2×1 meter. Namun, tak jarang busa berlapis kain tipis dengan motif kotak-kotak itu menjadi tempat peraduannya ketika kantuk dan lelah menyerbu, setelah menjalani rutinitas kesehariannya sebagai mahasiswa. Belakangan, tak jarang dia terkapar lelah tak berdaya di atas tempat peraduannya.
Setahuku, sudah dua minggu terakhir dia selalu menyempatkan diri berolahraga disela-sela aktivitas kampusnya yang kian riuh menjelang deadline pengumpulan draft tugas akhir. Meskipun hanya jogging, acap kali tenaganya seperti terkuras habis, mungkin belum terbiasa – pikirku.
Matanya terpejam, tubuhnya yang menengadah ke atas tertutup selimut coklat setinggi dada, tangannya terlipat rapi menggenggam sebuah buku di atas dadanya.
Selimut hidup
Pastinya terasa lebih hangat
Tapi
Belum tiba waktuku menikmatinya
Kelak
Akan tiba waktu
Kurasakan kehangatan itu
Mungkin sekaligus kelembutan
Wajahnya damai, pikirannya pasti terhanyut dalam fantasi. Tapi aku yakin, dunia mimpi hanya mampu membuainya selama beberapa jam saja. Sesaat sebelum matahari terbit, wajahnya akan kembali morat-marit memikirkan wanita sagitarius yang telah menancapkan belati karatan tepat di dada kirinya.